Coklat Lebih Dasyat Dari Ciuman
Wednesday July 18th 2007, 6:43 am
Filed under: Kesehatan

Selain dikenal
sebagai sebagai makanan kaya khasiat, coklat ternyata lebih asyik dari
sebuah ciuman paling hot sekalipun. Studi yang dilakukan para peneliti
Inggris ini meyakini satu hal bahwa membiarkan coklat meleleh di dalam
mulut terbukti mampu meningkatkan detak jantung dan lebih mendongkrak
gairah daripada berciuman.

"Hasil
ini sangat mengejutkan. Tak ada keraguan bahwa coklat memang membuat
seseorang lebih bersemangat ketimbang berciuman dengan kekasih, karena
makan coklat lebih cepat merangsang jantung dan coklat dibanding
sensasi yang didapat saat berciuman," jelas David Lewis, psikologis yang mengepalai studi yang merekam aktivitas otak dan jantung para relawan saat makan coklat dan berciuman.

Studi
ini melibatkan 12 relawan dengan kisaran usia 20an. Mereka diminta
mengenakan monitor jantung dan elektroda yang dipasang pada kepala
mereka, untuk mengukur detak jantung dan aktivitas otak. Kemudian
mereka diminta makan sepotong cokelat hitam sampai meleleh tanpa
mengunyahnya, dan kemudian diminta mencium pasangan mereka.

Para
peneliti kemudian menganalisa hasil rekaman aktivitas otak dan detak
jantung para relawan. Hasilnya, ciuman penuh nafsu sekalipun tak bisa
menandingi gairah yang didapat saat coklat meleleh di dalam mulut.
Rangsang yang diciptakan saat cokelat meleleh di dalam mulut terbukti
bisa mengirim sensor ke semua wilayah otak jauh lebih intens
dibandingkan sensasi yang timbul saat berciuman.

"Sebelumnya kami
sudah menduga cokelat hitam mampu meningkatkan detak jantung karena
cokelat mengandung bahan-bahan yang merangsang. Namun yang membuat kita
kagum adalah lamanya peningkatan dan pengaruhnya pada otak sangat
mengagumkan, bahkan ciuman paling panas pun kalah dengan sepotong
coklat yang meleleh di mulut," Lewis, mantan psikologis dari
Universitas Sussex yang saat ini membuka laboratorium pribadi bernama
The Mind Lab.

Studi tentang coklat hitam dan gairah seksual juga pernah dilakukan sebelumnya oleh Dr. Andrea Salonia.
Dalam pertemuan European Society for Sexual Medicine, Desember lalu,
peneliti berkebangsaan Italia ini menyatakan coklat mampu membuat mood lebih terpenuhi, karena coklat diprediksinya mengandung lebih dari 300 substansi kimia, termasuk kafein dalam jumlah kecil, terobomin, dan phenylethylamine (stimulan yang terkait dengan amfetamin), yang terbukti bisa menaikkan minat dan fungsi seksual.

Lewis
mencatat kenaikan detak jantung setelah mengkonsumsi cokelat hitam.
Dari 12 relawan yang diteliti, detak jantung mereka naik dari 60 detak
per menit melonjak menjadi 140 detak per menitnya.

Nah, bagaimana
dengan kamu, apa yang akan kamu pilih untuk menaikkan detak jantung kamu? Coklat atau ciuman? Aku mau di kasih coklatnya he he he





     
1 Comment so far

hmm, tapi ada tuh, teman saya yang lebih suka ciuman ketimbang coklat

Comment by    aRieF 06.26.08 @ 10:45 am



Leave a comment
Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

(required)

(required)